5 Fakta Giornata 28 Serie A Italia Musim 2015/2016
Giornata 28 Serie A musim ini sekali lagi melahirkan beberapa fakta yang menarik untuk disimak, dimulai dari hamparan aksi seru dicampur dengan tuduhan dan sanjungan.
Sassuolo terus melanjutkan aksi membunuh tim besar musim ini. dan kali inikorban nya adalah AC Milan, sementara Napoli dan Roma keduanya menang untuk menjaga tekanan pada pimpinan klasemen Juventus yang juga meraih tiga poin dari Atalanta.
Di Zona bagian bawah, Hellas Verona kalah lagi, kali ini di tangan Sampdoria sementara Frosinone terus menjaga asa merekea di Serie A setelah mempermalukan Udinese.
berikut fakta lengkap serie A giornata 28 musim 2015/2016.
1. Mario Balotelli Pesakitan
Mario Balotelli diberi kesempatan
untuk bisa menunjukkan bahwa ia masih layak menghuni skuad timnas Italia. Namun, Rossoneri justru menelan kekalahan 2-0 dan parahnya Balotelli tidak bisa memberikan sedikit ancaman bagi tim
yang bermarkas di stadion Mapei. Selama 55 menit ia berada di lapangan , Balo
gagal untuk melepaskan satu tembakan pun ke gawang dan ia juga hanya menyentuh bola 27 kali. Dengan cederanya M'Baye Niang, Balotelli masih mendapatkan kesempatan untuk turun sejak awal
laga lagi setidaknya sampai beberapa
pekan ke depan, namun tentu saja tekananbesar ada pada Balotelli mengingat
Milan akan bertumpu padanya danjuga Balo akan terbebani untuk mengincar satu
tempatdi skuad asuhan Antonio Conte di EURO 2016 Francis .
2. AS Roma Belum Teruji
AS Roma meraih Kemenangan ketujuh
mereka dalam tujuh pertandingan terakhir di liga, telah melambungkan klub
berjuluk Giallorossi ke tempat ketiga klasemen sementara Serie A, hanya lima poin di belakang peringkat
kedua yang ditempatkan Napoli. Luciano Spalletti menerima pujian besar sejak mengambil alih
posisi pelatih dari Rudi Garcia, dan di bawah kepemimpinannya,klub yang
bermarkas di Stadio Olimpico ini hanya kalah dua kali di semua Kompetisi.
Namun, bukan bermaksud meremehkan
kemampuan mantan pelatih Zenit St Petersburg ini, Kemenangan yang diraih AS
Roma adalah ketika menghadapi Palermo,
Empoli, Sampdoria, Carpi, Frosinone, Sassuolo dan Fiorentina. Selain
Fiorentina, lawan serigala ibukota ini bukanlah lawan yang sulit bagi AS Roma.
Artinya, AS Roma belum bisa dikatakan telah bangkit, kekalahan dari Juventus
dan Real Madrid di Liga Champions menjadi bukti bahwa AS Roma masih butuh
perbaikan. Fans wajib khawatir,mengingat AS Roma belum teruji ketika berhadapan
dengan klub besar.
3. Udinese Klub Besar Yang Akan Terdegradasi ?
Pertama Sampdoria, kemudian
Palermo dan sekarang Udinese. Fans mulai mempertanyakan kestabilitas tim
Udinese untuk bertahan di Serie A. Saat ini Udinese berada di peringkat ke 16
klasemen Serie A. Mengejutkan, mengingat klub berjuluk Zebrette ini dua musim lalu bersaing di liga Eropa dan
bahkan beberapa musim lalu selalu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions,
dan sekarang klub ini justru bertarung
menghindari zona degradasi.
Klub asuhan Stefano Colantuono ini
hanya berjarak empat poin dari penghuni
peringkat 18 yang saat ini ditempatkan Frosinone, yang mengalahkan mereka 2-0
di akhir pekan lalu. Dalam 10 pertandingan terakhir mereka, Udinese mengalami 6 kekalahan, 1 kali
kemenangan dan 3 hasil seri. Klub yang kini memiliki stadion yang baru
direnovasi namun sekarang berpotensi meminta penggemar untuk datang mengunjungi
dan menonton mereka bermain Serie B musim 2016/17 nanti.
4. Buffon Yang Makin Menjadi-jadi
Bisa dibilang salah satu kiper
terbaik yang pernah menghiasi lapangan sepak bola, Gianluigi Buffon, kini di
usianya yang menginjak 38, Buffon masih
terus bermain apik. Hampir 10 tahun yang
lalu, pada puncak keemasannya, 'Gigi' membantu Azzurri meraih trofi keempat Piala Dunia, di Jerman. Mereka tidak bisa lebih banyak mil tersisa di
dalam tangki, namun, sangat stopper tembakan Italia dekat memecahkan rekor
untuk jumlah menit tanpa kebobolan gol, hanya beberapa tahun pemalu ulang tahun
ke-40. Saat ini, Buffon sudah 836 menit tanpa membiarkan bola melewatinya.
Mantan legenda Juve Dino Zoff masih diatasnya dengan catatan 903 menit sementara di posisi
paling atas dihuni kiper AC Milan
Sebastiano Rossi, yang mencatat 929 menit tanpa kebobolan gol selama musim 1993-1994.
5. Berardi Bikin Milan Menangis
AC Milan harus sakit mata melihat
Domenico Berardi. Pemain sayap Sassuolo berusia 21 tahun ini memiliki andil
besar terhadap kedua gol yang bersarang di gawang Milan, saat Sassuolo meraih
kemenangan 2-0 atas Milan pada hari
Minggu lalu. Penampilan impresif ini telah ia buktikan sejak musim lalu dan
musim depan ia akan memperkuat tim besar eropa. Mengenai Kontraknya, Juventus
memiliki opsi pertama untuk membeli Berardi di musim panas nanti jika mereka
ingin, meskipun Juve telah memiliki striker seperti seperti Paulo Dybala, Mario
Mandzukic, Simone Zaza, Alvaro Morata dan mungkin Juan Cuadrado di barisan geor
Bianconeri , waktu bermain mungkin agak terbatas untuk mantan pemain muda
Cosenza ini. Namun, kemungkinan besar, Berarrdi
akan bermain bersama klub Italia lainnya, inter Milan yang menajdi klub
favoritnya.





No comments
Post a Comment